Secara
bahasa creatio ex nihilo berasal dari bahasa latin yang berarti
penciptaan dari ketiadaan.[1]
Dalam istilah astronomi teori ini dikenal dengan istilah teori big-bang
(dentuman besar). Dalam teori ini, dinyatakan bahwa semua materi di alam
semesta ini terpadatkan dalam massa satu titik yang mempunyai “Volume Nol”
karena gaya gravitasinya yang sangat besar. Alam semesta ini muncul dari hasil
ledakan massa yang mempunyai volume nol ini.
Untuk
mengatakan bahwa sesuatu mempunyai volume nol adalah sama saja dengan
mengatakan sesuatu itu “tidak ada”. Seluruh alam semesta diciptakan dari
ketiadaan ini. Dan lebih jauh lagi, alam semesta mempunyai permulaan.[2]
Dan sesuatu apabila ia diciptakan dari ketiadaan maka ia akan kembali tiada. Begitu
juga dengan alam semesta ini ketika energy dan gaya yang timbul dari ledakan
besar tersebut habis maka ia akan runtuh. Jadi dengan kata lain, keberadaan
alam ini murni tidak kekal.
[1] Bagus, Loren, Kamus
Filsafat, (Jakarta: Gramedia, 2005), P.623
[2] Yahya, Harun,
Pustaka Sains Populer Islami: Penciptaan Alam Semesta, (Bandung: Dzikra, 2004),
P. 10
