Konsep Poligami dalam Islam

|


         Dasar-dasar hukum pernikahan telah ditetapkan oleh agama Islam sejak 15 abad yang lalu sebagai jalan untuk mengatur hubungan antara manusia. Dan salah satu isu yang paling menarik dalam pernikahan di dalam ajaran agama Islam adalah isu tentang poligami.[1] Beberapa dari ulama fiqih berpendapat bahwasanya poligami merupakan bagian dari ajaran agama Islam dan seorang pria diizinkan untuk mengambil istri hingga sebanyak 4 orang saja, apabila ia mampu dan memenuhi syarat yang berlaku. Akan tetapi, sebagian ulama ada yang menolak poligami karena berpendapat, bahwasanya poligami merupakan refleksi ketidakadilan di dalam ajaran Islam
Oleh karena itu di dalam makalah yang singkat  ini akan diuraikan tentang definisi dari poligami dan status hukumnya didalam islam dan konsep poligami dalam mengatasi masalah sosial.

Jamaah Tabligh Dan Dakwah

|


Perkembangan zaman secara tidak langsung telah mengurangi pemahaman masyarakat muslim terhadap ajaran agama Islam. Hal ini disebabkan pengaruh-pengaruh dari barat yang bebas menyerbu dan mengikis aqidah muslimin. Dan dari waktu ke waktu pengaruh tersebut semakin jelas dan kuat. Berawal dari keprihatinan ini, maka bermunculanlah ulama-ulama dan kelompok-kelompok yang menyeru untuk kembali kepada aqidah Islam. Dan diantara kelompok itu adalah Jamaah Tabligh yang merupakan sebuah gerakan yang mendedikasikan dirinya pada dakwah Islam. Yang mana, pada perkembangannya keberadaan kelompok ini telah menimbulkan banyak pro dan kontra. Dan dalam makalah singkat ini akan sedikit di jelaskan tentang asas dan kegitan dakwah dari jamaah ini.

Agama Sumber Konflik?

|



Antara konflik dan agama pada dewasa ini seolah-olah adalah suatu kesatuan. Banyak konflik yang terjadi di masyarakat yang timbul oleh berbagai macam perbedaan dalam keberagamaan. Perang salib, Islamophobia dan terorisme, merupakan beberapa contoh kasus yang timbul oleh clash antar agama. Maka tidak mengherankan apabila agama akhirnya diidentikkan dengan kekerasan. Jadi dimanakah peran agama, yang digadang-gadang sebagai Peace maker dalam kehidupan umat manusia, dalam mengatasi konflik antar agama itu sendiri?
Banyak latar belakang yang mendasari timbulnya konflik antar agama. Akan tetapi, terdapat kecenderungan bahwasanya konflik tersebut hanya berada dalam wilayah eksoterik saja. Dan dalam pembahasan singkat ini akan dibahas bagaimana hubungan antara agama dan konflik.

Filsafat Agama Thomas Aquinas

|



Paradigma berpikir Barat modern sangat dipengaruhi oleh pemikiran yang bersifat logis. Mereka hanya mengakui apa yang ditangkap dan dipersepsikan oleh panca indera saja dan mengesampingkan hal-hal yang bersifat metafisika. Bahkan para ilmuwan barat mengklaim bahwasanya kemajuan mereka dalam bidang sains dan teknologi tidak lepas dari upaya mereka dalam melepaskan epistimologi dari teologi.
Jauh sebelum munculnya pemikiran-pemikiran logis tersebut. Salah seorang filosof barat yang sangat religius berupaya menentang pemikiran-pemikiran yang menyangkal metafisika, yang pada waktu itu banyak dipengaruhi oleh pemikiran neo-platonik. Dia  dikenal dengan nama Thomas Aquinas (1224-1274 M), tokoh puncak Skolastisisme. Seorang pendeta Dominikan yang dianggap gereja sebagai salah satu dari para Doktor Gereja.

Islam di Thailand (Problematika Muslim Minoritas)

|



Sebagai sebuah bagian Negara yang berbeda suku dan agama, masyarakat Pattani seringkali mengalami diskriminasi dari pemerintahan Thailand. Hal ini, telah menyebabkan banyak terjadi pertikaian diantara keduanya. Dan diantara tahun 2004-2007 lebih dari 2000 orang telah meninggal dalam pertikaian yang terjadi tersebut. Mulai dari penembakan di masjid Kru Se hingga peristiwa Takbai.[1] Berbagai pertikaian berdarah tersebut merupakan salah satu hal yang timbul dari berbagai macam problem yang dihadapi masyarakat muslim Thailand.

 

©2009 Me and My Mind | Template Blue by TNB